Organisasi di Fakultas Teknik dikelompokkan ke dalam tiga kategori berdasarkan ranah, fungsi, dan cakupan pengembangannya, yaitu:
1. Organisasi Pemerintahan dan Perwakilan Mahasiswa
Lembaga tinggi dalam sistem pemerintahan mahasiswa di lingkungan fakultas diwakili oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). DPM bertugas menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran terhadap kebijakan-kebijakan kemahasiswaan (Mawardi, 2019). Sementara itu, BEM berperan sebagai eksekutif yang merancang, mengordinasikan, dan mengeksekusi program kerja strategis di tingkat fakultas, baik dalam bidang akademik, pengabdian masyarakat, maupun advokasi hak-hak mahasiswa.
2. Himpunan Mahasiswa Departemen atau Program Studi
Organisasi berorientasi keilmuan ini dibentuk pada setiap program studi atau jurusan, seperti Himpunan Mahasiswa Sipil, Himpunan Mahasiswa Mesin, atau Himpunan Mahasiswa Elektro. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) berfokus pada pengembangan potensi teknis, penguatan keahlian spesifik spesialisasi, serta penyediaan fasilitas pembelajaran sejawat bagi mahasiswa di tingkat departemen (Pratama & Setiawan, 2021).
3. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Komunitas Khusus
Pengembangan bakat, minat, serta keterampilan teknis terapan dilayani oleh berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa dan tim riset teknis. Kelompok ini memfasilitasi kegiatan di luar kurikulum reguler, seperti tim robotika, kelompok riset kendaraan listrik, komunitas pencinta alam teknik, hingga Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) (Rahmat, 2020). Melalui wadah ini, mahasiswa mempraktikkan teori sains yang didapat di ruang kuliah untuk diaplikasikan dalam kompetisi, rekayasa teknologi, atau kegiatan sosial kemasyarakatan.
Tinggalkan Balasan