Sebanyak 73 siswa Sekolah Dasar (SD) dari sekira 40 sekolah di Kota Ternate siap berkompetisi dalam ajang Spelling Bee Competition yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 mendatang.
Acara yang diinisiasi oleh lembaga kursus bahasa Inggris lokal berkolaborasi dengan Kelurahan Mangga Dua Utara ini mencetak sejarah sebagai kompetisi mengeja bahasa Inggris pertama yang dikhususkan bagi siswa SD di Kota Ternate.
Penyelenggara kegiatan, Lydia Ismail Alting, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan telah dimulai dengan diadakannya technical meeting peserta pada 13 Juni 2026 di Kantor Lurah Mangga Dua Utara.
Kompetisi ini dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Kategori A untuk siswa kelas 1 hingga 3 SD, serta Kategori B untuk siswa kelas 4 hingga 6 SD.
Meskipun pendaftaran gelombang pertama resmi ditutup pada 10 Juni lalu, panitia memilih untuk membuka kembali konfirmasi pendaftaran hingga Kamis pekan ini karena tingginya permintaan susulan saat technical meeting.
Sebagai bagian dari persiapan matang sebelum hari H, pihak panitia juga menyelenggarakan simulasi kompetisi pada Selasa (16/06/2026) di Kantor Lurah Mangga Dua Utara agar para peserta dapat memahami mekanisme perlombaan secara langsung.
Tingginya antusiasme peserta dinilai sangat positif oleh panitia, terlebih mengingat pelaksanaan kompetisi ini berbarengan dengan periode ujian sekolah.
“Awalnya respons dari beberapa sekolah memang belum maksimal. Namun setelah kami turun langsung ke sekolah dan berinteraksi dengan para siswa, ternyata antusiasme mereka sangat tinggi,” ujar Lydia Ismail Alting seperti dikutip dari laman indotimur.com.
Dari puluhan sekolah yang berpartisipasi, SD IT Albina tercatat sebagai salah satu sekolah dengan respons paling progresif yang terus menambah delegasi siswanya hingga menjelang penutupan pendaftaran.
Lydia menambahkan bahwa motivasi utama penyelenggaraan lomba ini didasari atas pengamatannya selama bertahun-tahun di bidang pendidikan non-formal, di mana anak-anak terbukti jauh lebih bersemangat belajar ketika diberikan ruang kompetisi yang sehat.
“Mereka lebih termotivasi ketika ada lomba. Ada semangat untuk belajar dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Karena itu kami memutuskan membuat kegiatan ini,” tambah Lydia seperti dilansir dari indotimur.com.
Langkah edukatif ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Lurah Mangga Dua Utara, Yosman Marsaoly, yang selama ini konsisten mendorong program literasi dan pendidikan berbasis masyarakat.
Tidak sekadar menyelenggarakan perlombaan, panitia juga berkomitmen memberikan pembinaan inklusif berupa pelatihan alfabet dan dasar bahasa Inggris, terutama bagi siswa dari sekolah yang belum memiliki guru mata pelajaran tersebut.
Melalui inisiatif ini, Lydia berharap sekolah dan orang tua di Kota Ternate semakin menyadari krusialnya pengenalan bahasa asing sejak usia dini serta mampu menjadi wadah penumbuhan rasa percaya diri anak.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat bahwa anak-anak di Ternate memiliki kemampuan yang luar biasa,” pungkas Lydia sebagaimana dikutip dari laporan indotimur.com.
Ingin mengikuti kursus bahasa inggris secara online dari nol? Yuk, mulai belajar sekarang!
📊 Lihat Daftar Pelajaran
Tinggalkan Balasan