Mengapa ketidakmampuan adaptasi merupakan salah satu penyebab masalah sosial akibat globalisasi.
Jawaban:
Menurut pandangan Saya, ketidakmampuan adaptasi menjadi akar utama lahirnya masalah sosial pada era globalisasi karena dinamika perubahan arus global menuntut kecepatan penyesuaian di seluruh lini kehidupan.
Globalisasi membawa infiltrasi teknologi modern, arus pasar bebas, serta pergeseran nilai budaya asing yang bergerak sangat cepat.
Ketika individu atau kelompok masyarakat gagal mengimbangi laju perubahan tersebut, timbul fenomena ketertinggalan budaya atau cultural lag.
Sosiolog William F. Ogburn menjelaskan bahwa cultural lag terjadi saat kebudayaan materiil seperti teknologi berkembang jauh melampaui kebudayaan nonmateriil seperti mentalitas, keterampilan, serta norma sosial (Ogburn, 1922).
Saya menilai ketimpangan kecepatan ini menciptakan disorientasi serta ketidaksiapan struktural dalam masyarakat.
Secara ekonomi, ketidakmampuan menguasai keterampilan baru dan teknologi digital menyebabkan tenaga kerja lokal tersingkir dari persaingan industri.
Kondisi tersebut secara langsung memicu peningkatan pengangguran struktural serta memperlebar jurang kemiskinan di tengah pesatnya modernisasi.
Secara sosiologis, disrupsi nilai yang tidak diimbangi filter budaya yang matang melahirkan kondisi anomi, yaitu keadaan hilangnya pedoman norma dalam masyarakat sebagaimana dikemukakan oleh Emile Durkheim (Soekanto, 2012).
Ketidakmampuan menyaring pengaruh luar membuat sebagian anggota masyarakat mengalami krisis identitas sekaligus gagal menyerap kemajuan pengetahuan.
Implikasi nyata dari situasi ini berujung pada meningkatnya angka kriminalitas, konflik horizontal, hingga disintegrasi sosial.
Oleh karena itu, Saya berpendapat bahwa ketidakmampuan beradaptasi memutus peluang kemajuan dan justru mengubah arus globalisasi menjadi sumber timbulnya masalah sosial.
Mau lancar cas-cis-cus bahasa Inggris dari nol hingga mahir tanpa repot keluar rumah? Yuk, mulai belajar sekarang!
📊 Lihat Daftar Pelajaran
Tinggalkan Balasan