Program sosial pendidikan Banua Mengajar yang berada di bawah naungan English Banua kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan.
Pada Minggu, 5 Juli 2026, program ini sukses menggelar pembelajaran Bahasa Inggris dasar bagi anak-anak di Panti Banua Berkah Putri dan Panti Banua Berkah Putra.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembelajaran rutin yang dilaksanakan setiap pekan selama periode tiga bulan.
Sebagai informasi, program Banua Mengajar ini sendiri telah resmi dimulai sejak 21 Juni 2026 lalu.
Gerakan mulia ini diprakarsai oleh Noor Aprian Rachmatian, selaku pendiri English Banua sekaligus Koordinator Banua Mengajar, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui jalur pendidikan.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar yang sama,” ujar Aprian, seperti dikutip dari laman RRI.co.id.
“Melalui Banua Mengajar, kami ingin menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami,” tambahnya dalam pernyataan resmi yang dilansir dari RRI.co.id.
Sebelum kelas utama bersama anak-anak dimulai, persiapan matang terlebih dahulu dilakukan oleh tim pengajar demi menjaga kualitas materi.
Erini Junita Sari, selaku mentor sekaligus pengajar, memberikan pembekalan intensif kepada para relawan mengenai metode serta strategi pembelajaran yang efektif.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman yang dipandu oleh mentor Nikmah Hariyati.
Sesi tersebut secara khusus membedah pendekatan mengajar yang interaktif dan adaptif terhadap karakter unik masing-masing peserta didik.
Keberlangsungan program ini didukung penuh oleh empat volunteer (relawan) pengajar pilihan yang telah melewati proses seleksi ketat.
Keempat relawan tersebut adalah Hairu Ramadhaniah, Muhammad Ryas Rasyad Fadillah, Dhea Qistina, dan Reza Pratama.
Terkait kurikulum, fokus utama pembelajaran ditekankan pada penguasaan kompetensi dasar yang bersifat aplikatif untuk usia anak-anak.
“Materi yang diberikan difokuskan pada kemampuan dasar Bahasa Inggris, seperti kosakata sehari-hari, percakapan sederhana, dan pelafalan,” kata Erin, sebagaimana dikutip dari laman RRI.co.id.
“Aktivitas belajar juga dikemas secara kreatif melalui permainan, diskusi, dan praktik langsung agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak,” lanjut Erin menjelaskan taktik pengajarannya.
Melalui pendekatan kreatif berbasis permainan dan praktik langsung tersebut, seluruh materi pembelajaran dirancang sedemikian rupa agar tidak monoton dan ramah anak.
Pada jangka panjang, kehadiran program Banua Mengajar diharapkan tidak sekadar menaikkan kemampuan akademik para peserta secara instan.
Kolaborasi yang solid antara mentor dan relawan juga diharapkan mampu memantik semangat belajar, membangun keberanian dalam berkomunikasi, serta membuka cakrawala anak-anak panti terhadap peluang pendidikan di kancah internasional.
Ingin belajar bahasa inggris online dari nol secara gratis? Yuk, mulai belajar sekarang! Tersedia sertifikat (opsional) bagi yang membutuhkan.
📊 Lihat Daftar Pelajaran
Tinggalkan Balasan