Pemkab Asmat Perkuat Sektor Pendidikan Melalui Program Sekolah Terpadu, SD Negeri 1 Kaye Resmi Dibuka

Ditulis oleh

di

Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua Selatan, terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan di wilayahnya.

Komitmen ini diwujudkan melalui kelanjutan program sekolah terpadu yang digagas oleh Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, bersama Wakil Bupati Yoel Manggaprou.

Sebagai langkah nyata dari program tersebut, Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kaye di Distrik Agats kini resmi dibuka.

Sekolah baru ini menjadi kelanjutan langsung bagi para lulusan TK Terpadu Negeri 1 Syuru dan TK Terpadu Negeri 2 Agats.

Awal operasional sekolah ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026–2027.

Kegiatan MPLS tersebut berlangsung dengan khidmat di Ruang Taman Baca pada Senin, 13 Juli 2026.

Sebanyak 20 peserta didik yang merupakan lulusan dari kedua TK terpadu di atas resmi menjadi siswa angkatan pertama di SD Negeri 1 Kaye.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Thomas Eppe Safanpo.

Menurut Barbalina, perhatian besar bupati terhadap pembangunan sumber daya manusia terlihat dari perancangan program sekolah terpadu yang berkesinambungan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMA.

“Proses dari sekolah terpadu dari PAUD sampai dengan SMA akan berproses berkelanjutan. Jadi untuk tahun ini kami dari tahun 2025 itu TK, PAUD, kemudian tahun ini kami menerima siswa baru SD Negeri 1 Kaye,” ujar Barbalina seperti dikutip dari laman Seputarpapua.com.

Upaya ini sengaja dilakukan agar program dan proses pembelajaran para siswa di Kabupaten Asmat tidak terputus di tengah jalan.

“Kenapa kita penerimaan tahun ini, karena program pembelajarannya, proses pembelajarannya kami diminta untuk tidak terputus, tetapi tetap berproses dari tingkat PAUD sampai dengan SD,” tambahnya seperti dilansir oleh Seputarpapua.com.

Dengan sistem terpadu ini, materi pembelajaran yang telah didapatkan di tingkat TK, khususnya pelajaran bahasa Inggris, dapat langsung dilanjutkan dan diperdalam di bangku SD.

Untuk sementara waktu, proses belajar mengajar siswa baru SD Negeri 1 Kaye akan menempati Ruang Taman Baca Perpustakaan yang dipinjamkan langsung oleh Bupati Asmat.

Langkah ini diambil karena gedung permanen untuk SD Negeri 1 Kaye saat ini masih dalam tahap pembangunan.

“Sementara ini pembangunan gedung SD Negeri 1 Kaye sementara berproses untuk dibangun. Mudah-mudahan selesai pada Desember 2026, kemudian diresmikan, dan Januari kita akan masuk,” jelas Barbalina sebagaimana dikutip dari pemberitaan Seputarpapua.com.

Pada tahap awal ini, sekolah baru tersebut baru membuka satu rombongan belajar (rombel) yang menampung 20 siswa.

Mengenai tenaga pengajar, aktivitas belajar mengajar sementara waktu akan diampu oleh guru-guru dari TK Terpadu Negeri 1 Syuru dan TK Terpadu Negeri 2 Agats.

Kendati demikian, Dinas Pendidikan Asmat tidak tinggal diam dan tengah mempersiapkan seleksi bagi calon guru yang didatangkan dari luar Papua.

Terdapat sekitar 80 calon guru dari luar Papua yang dijadwalkan tiba di Asmat pada hari Selasa dan Rabu untuk mengikuti seleksi mengajar di SD Negeri 1 Kaye.

Barbalina juga menegaskan bahwa seluruh layanan pendidikan di SD Negeri 1 Kaye diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Kebijakan ini sama seperti layanan di tingkat TK yang dibebaskan dari biaya, termasuk pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak-anak setiap hari sekolah.

Demi menjamin mutu pendidikan, sekolah terpadu ini menjalin kerja sama dengan Yayasan Lai Suhartono.

Kurikulum yang diterapkan pun merupakan kolaborasi apik antara kurikulum nasional dan kurikulum dari Surabaya Grammar School (SGS).

Program inovatif ini merupakan bagian dari visi besar Bupati Asmat dalam membangun fondasi pendidikan yang kokoh dan berkelanjutan bagi generasi muda di Papua Selatan.

Ingin belajar bahasa inggris online dari nol secara gratis? Yuk, mulai belajar sekarang! Tersedia sertifikat (opsional) bagi yang membutuhkan.

📊 Lihat Daftar Pelajaran

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *